| BAMBOO jatiluhur Santa Ursula BSD Memeriahkan “Family Day with Bamboo”di Jatiluhur Udara segar dan dinginya air menyambut kedatangan tim Santa Ursula BSD, Sabtu, 8 Oktober 2011 di Waduk Jatiluhur. Hari itu [ ... ] |
| Siswa - Siswi TK Naik Kereta Api SISWA - SISWI TK SANTA URSULA BSD NAIK KERETA API Pada tanggal 29 Oktober 2011 siswa – siswi TB – TK Santa Ursula BSD naik Kereta Api. Kegiatan ini merupakan kegiatan pembelajaran kepada siswa s [ ... ] |
| FESTIVAL HARI KEMERDEKAAN 2011 PERAYAAN HARI ULANG TAHUN KEMERDEKAAN INDONESIA KE 66 TB - TK SANTA URSULA BSD Pekik kata merdeka terdengar lantang diucapkan oleh anak-anak TB-TK Santa Ursula BSD saat berlangsungnya perayaan HUT RI ke 66 pada hari Jumat, 1 [ ... ] |
Content : 40
Content View Hits : 67099
|
|
Santa Ursula BSD Memeriahkan
“Family Day with Bamboo”di Jatiluhur
Udara segar dan dinginya air menyambut kedatangan tim Santa Ursula BSD, Sabtu, 8 Oktober 2011 di Waduk Jatiluhur. Hari itu memang SMA Santa Ursula BSD mendapat kepercayaan untuk mengisi acara “Family Day with Bamboo” yang diadakan oleh sekolah OBI di kampus bambu mereka di Jatiluhur.
Di kampus OBI yang dibangun dengan sangat unik dan artistik ini, tim Santa Ursula BSD yang terdiri atas perkusi 12 orang, membatik 6 orang, daur ulang 24 orang, dan 4 orang guru pendamping menggelar kepiawaian mereka di bidang masing-masing. Tim perkusi yang bermain total dan penuh semangat mampu menarik perhatian pengunjung yang hadir di area tersebut. Mereka memainkan tiga buah komposisi dengan dua lagu daerah yaitu Ondel-ondel dan Yamko Rambe Yamko. Sementara tim membatik dan daur ulang menggelar proses pembuatan batik dan barang-barang daur ulang. Mereka mendapatkan satu stand di sekitar area bangunan utama. Sayang, tidak banyak pengunjung yang berminat untuk mencoba membatik dan mendaur ulang barang-barang bekas di sekitar mereka.
Pukul 15.30 setelah tim perkusi tampil untuk yang terakhir kali, tim Santa Ursula meninggalkan kampus OBI. Perjalanan dari dan menuju bus dengan menyeberangi Waduk Jatiluhur menggunakan kapal kecil melengkapi seluruh pengalaman hari itu. Tetap bersemangat, tetap melakukan dan memberikan yang terbaik itulah Santa Ursula BSD.
L.M. Sri Sudartanti Purworini
DOKUMENTASI "FAMILY DAY WITH BAMBOO" klik disini
OLIMPITUS
Irama Perkusi membakar semangat Kampus Santa Ursula pagi itu. Nyala obor menandakan telah dibukanya OLIMPITUS (Olimpiade Santa Ursula). Jika tahun-tahun sebelumnya Hari Besar Santa Ursula diperingati dengan mengadakan misa serta makan bersama, pada tahun ini kita berhasil menghadirkan suasana olimpiade di Kampus Santa Ursula. Olimpitus yang diselenggarakan pada tanggal 21 Oktober 2011 kemarin melibatkan siswa kelas IV sampai VI SD, guru-guru SD, seluruh unit SMP hingga SMA.
Acara yang berdurasi selama empat jam ini menyediakan berbagai jenis lomba bagi para anggota kampus. Dan seluruh lomba ini sepenuhnya dirancang, dibentuk, dan diadakan oleh murid Santa Ursula BSD. Perlombaan yang dilakukan antar kelas di masing-masing unit, mulai pada pukul 08.00, seusai upacara pembukaan. Perlombaan yang ada di dalam acara ini, yaitu; Baroeng (Balap Karung), lomba bakiak, Tambang Air (lomba tarik tambang), Nyasar (Nyanyi Sama-sama Lagu Riang), Sachet ( Sanur Chef Tournament), Ngedalang (Daur Ulang), dan Corre – Corre Gameshow.
Anggota kampus lainnya yang selesai berlomba juga turut melihat ke acara lomba lain yang tengah berlangsung. Tampak banyak sekali perwakilan-perwakilan kelas yang kreatif dan semangat dalam memberikan penampilan dan performa terbaik mereka. Semua perlombaan dilangsungkan secara bersamaan dan selesai pukul 10.30. Selama acara berlangsung, tampak sekali kerjasama siswa-siswi antar kelas yang turut mendukung perwakilan kelasnya yang sedang berlomba. Mereka saling memberi semangat, menyoraki satu sama lain, dan saling membantu, berusaha agar kelasnya keluar sebagai juara lomba.
Pada pukul 10.30, seluruh warga kampus dari unit SMP dan SMA sudah berkumpul di hall SMP-SMA menantikan pengumuman pemenang. Dari unit SMP dan SMA, masing-masing diambil 5 pemenang dengan pertimbangan dari perolehan medali. Dari unit SMA, juara pertama jatuh kepada kelas XIIS2, juara kedua diraih oleh kelas XIIA3, juara ketiga oleh kelas XB, juara keempat XIA3, dan yang kelima XIS2. Sebagai juara umum, seluruh anggota kelas berhak mendapatkaan voucher kantin dengan nominal yang berbeda sesuai dengan urutan juara. Seusai pengumuman, diadakan pula ritus penutupan dengan pemadaman obor Olimpitus, yang kemudian dilanjutkan dengan pertunjukkan perkusi Santa Ursula BSD.
Keberhasilan Olimpitus tidak lepas dari kesungguhan setiap personal untuk turut serta mensukseskan Olimpitus. Olimpitus merupakan wujud nyata dari kreativitas siswa-siswi Santa Ursula. Deibalik kemeriahan Olimpitus, kita dapat belajar tentang kerjasama dan tanggung jawab.
(Inigo Abigail)
DOKUMENTASI OLIMPITUS 2011.........................................klik disini
SISWA - SISWI TK SANTA URSULA BSD
NAIK KERETA API
Pada tanggal 29 Oktober 2011 siswa – siswi TB – TK Santa Ursula BSD naik Kereta Api. Kegiatan ini merupakan kegiatan pembelajaran kepada siswa siswi TB – TK Santa Ursula BSD agar mereka memiliki pengalaman naik kereta api dan mengenal kereta api sebagai transportasi darat secara langsung.
DOKUMENTASI NAIK KERETA
PERAYAAN
HARI ULANG TAHUN KEMERDEKAAN INDONESIA KE 66
TB - TK SANTA URSULA BSD
Pekik kata merdeka terdengar lantang diucapkan oleh anak-anak TB-TK Santa Ursula BSD saat berlangsungnya perayaan HUT RI ke 66 pada hari Jumat, 19 Agustus 2011. Mereka merayakan kemerdekaan Indonesia dengan penuh semangat dan keceriaan. Hari itu seluruh siswa TB-TK St. Ursula BSD beserta para guru mengenakan pakaian berwarna merah putih.
Perayaan hari Kemerdekaan Indonesia ini dihadiri oleh orangtua siswa untuk memberikan dukungan kepada putra putrinya. Begitu pula Suster Francesco hadir untuk memberikan semangat kepada para siswa .
Acara pada hari itu adalah Karnaval Merah Putih dari Siswa TB dan penampilan dari siswa TK yang menyanyikan lagu “Aku Anak Indonesia”, “Bendera Merah Putih”, “Indonesia Raya” dll . Kegiatan ini bertujuan untuk melatih keberanian, kemandirian dan daya juang para siswa serta mengenal hari Kemerdekaan Indonesia..
Perayaan ditutup dengan makan bersama puding merah putih sesuai dengan tema. Walaupun lelah tetapi para siswa tetap bersemangat sampai waktunya pulang.
Oleh: Anastasia Sri Joharyani
Klik Disini.........
BAKTI SOSIAL
SEKOLAH SANTA URSULA BSD
Bakti Sosial Sekolah Santa Ursula Bumi Serpong Damai tahun 2011 dilakukan padaMinggu, 31 JULI 2011, mulai pukul 08.30 – 11.00 WIB berlokasi di perkampungan pemulung Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantar Gebang Bekasi Barat. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab sosial dalam diri kita terutama terhadap masyarakat yang kekurangan dan membutuhkan bantuan,meningkatkan penghargaan terhadap kemanusiaan dan meningkatkan kebersamaan antar pribadi dalam komunitas sekolah Santa Ursula BSD. Kegiatan ini melibatkan 93orang panitia yang terdiri dari komponen siswa, alumni yang sudah menjadi dokter, apoteker, tim dokter yang juga sebagai orang tua murid, guru dan karyawan.
Dalam bakti sosial tahun ini Sekolah Santa Ursula BSD menyiapkan bantuan sebanyak 1300 paket sembako dan1200 paket pengobatan gratis. Secara keseluruhan kegiatan ini berjalan lancar. Namun dari 1250 paket yang disiapkan untuk masyarakat baru sekitar 1025 yang diambil warga yang sudah memiliki kupon sampai waktu penutupan dilakukan. Demikian juga dengan pengobatan gratis yang disiapkan dan diberikan kepada warga tidak cukup ditanggapi dengan kemauan warga untuk melakukan pengobatan. Dari kegiatan bakti sosial kali ini, kita bisa belajar untuk berbagi, peduli pada mereka yang kekurangan dan membutuhkan. Semua yang dialami pada bakti sosial tahun ini merupakan tantangan dan pembelajaran yang dapat dipakai untuk meningkatkan pelaksanaan tahun depan.
A. Rolly Mangundap
KARYA BUDAYA SISWA KELAS VIII SANTA URSULA BSD

Pada tanggal 21-25 Maret 2011, sebanyak 179 siswa kelas VIII Santa Ursula BSD melakukan kegiatan Karya Budaya ke Yogyakarta. Mereka didampingi oleh 5 tour leader dari Yukita Tour dan 9 guru pendamping. Dalam kegiatan ini siswa diajak untuk menikmati beberapa objek wisata di Yogyakarta, sekaligus belajar tentang hal yang berkaitan dengan budaya setempat. Mereka mengenali adat istiadat warga Yogyakarta dan peninggalan bersejarahnya. Mereka juga berinteraksi dengan masyarakat setempat. Dengan demikian, melalui kegiatan ini siswa memperoleh pengalaman hidup yang sangat berharga.
Siswa belajar ketrampilan dan seni di P4TK, lembaga resmi pengembangan dan pemberdayaan pengajar dalam bidang seni budaya. Di tempat ini siswa membatik, melukis di bingkai foto, dan membuat hiasan dari keramik. Mereka terlihat asyik dalam menuangkan ide kreatifnya. Rasa senangnya bertambah ketika mereka diperbolehkan membawa pulang hasil karya mereka.
Siswa mengunjungi tempat-tempat bersejarah. Di Prambanan mereka menyaksikan Sendratari Ramayana. Selain itu, mereka mengunjungi Candi Ratu Boko. Candi ini merupakan salah satu peninggalan zaman purbakala yang terletak di sebuah bukit, sekitar 3 km dari Candi Prambanan dan 19 km dari kota Yogyakarta. Di tempat ini siswa belajar cara membersihkan batu candi dan memperbaiki candi yang rusak. Mereka juga mengunjungi Keraton Yogyakarta untuk mengenal sejarah, adat istiadat, dan peninggalan raja, terutama Sri Sultan Hamengkubuono IX.
Siswa juga diperkenalkan dengan sebuah gereja yang berakulturasi. Gereja Bunda Hati Kudus, Ganjuran ini menyatu erat dengan budaya setempat. Gereja yang berdiri pada tanggal 16 April 1924 memiliki desain Barat dengan altar dan patung-patung bernuansa kental Jawa. Di sebelahnya ada sebuah bangunan unik, yaitu Candi Hati Kudus Yesus. Di dalamnya terdapat Yesus duduk gagah di singgasana menghadap ke penguasa laut selatan dengan mahkota dan busana kebesaran raja Jawa.
Tak hanya belajar budaya setempat, siswa juga belajar ilmu pengetahuan dan teknologi di Taman Pintar. Di tempat ini siswa mencoba berbagai macam alat peraga untuk mempraktikan ilmu pengetahuan yang selama ini diperolehnya di sekolah. Misalnya, mereka mencoba merasakan berada di dalam rumah yang sedang dilanda gempa. Mereka sangat senang karena memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru. Meskipun kegiatan siswa cukup padat, mereka sempat menikmati sebuah permainan Masangin. Dahulu Masangin adalah kegiatan ritual yang dilakukan oleh para prajurit Keraton Yogyakarta setelah “topo bisu” mengelilingi benteng keraton pada malam 1 Suro atau pada ulang tahun berdirinya Keraton Yogyakarta. Mereka berjalan masuk di antara dua pohon beringin di Alun-alaun Kidul untuk mendapat berkah. Mitosnya, kalau bisa masuk di antara kedua pohon beringin itu dengan mata tertutup, keinginan mereka bisa terkabul. Namun, dalam perkembangan masyarakat yang semakin maju, tradisi ini bergeser maknanya, dari sakral menjadi sekedar sebuah permainan untung-untungan untuk menambah ramainya suasana Alun-alun Kidul.
Siswa juga belajar berbelanja tanpa didampingi orang tua. Mereka berbelanja batik, makanan khas Yogya, souvenir, atau oleh-oleh lainnya. Di Malioboro mereka memilih barang yang disukai, kemudian menawarnya sampai sesuai dengan harga yang dikehendaki. Lantas, mereka merasa puas dan senang. Hal ini terlihat jelas ketika mereka berbagi cerita satu dengan yang lain tentang pengalamannya tersebut.
G. Widyaningsih
KARYAWISATA KELAS VII KE BANDUNG
Sejumlah 195 siswa kelas VII yang terbagi dalam 4 rombongan bis melakukan kegiatan karyawisata ke Bandung pada tanggal 22 Maret yang lalu.Karyawisata ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan para siswa. Seluruh peserta wisata diwajibkan untuk mengenakan celana panjang hitam dan kaos putih serta tidak ketingggalan jaket seragam sekolah.
Dengan didampingi 8 orang guru mereka mengunjungi Museum Geologi dan Vin’s Berry. Rombongan wisata ini dilepas kepala sekolah, Ibu Eustasia Suwarti pukul 06.20 menit, lebih lambat 20 menit dari yang direncanakan. Hal itu disebabkan ada beberapa siswa yang terlambat datang. Keberangkatan direncanakan pukul 06.00WIB. Sementara itu, siswa diminta datang pukul 5.30 dan paling lambat pukul 5.45 WIB.
Rombongan tiba di Museum Geologi pukul 09.00 WIB. Para siswa dengan tertib turun dari bis dan berbaris menuju museum, setelah sebelumnya diingatkan kembali oleh guru pendamping untuk tidak jajan atau membeli sesuatu di museum demi menjaga keamanan dan memperlancar acara wisata. Dengan dipandu lima pemandu wisata, di museum ini para siswa banyak belajar mengenai fosil-fosil, batuan, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan geologi. Menurut keterangan Ibu Monik, guru IPS,banyak informasi yang sangat relevan dengan pelajaran IPS kelas VII di Museum Geologi ini.
Pukul 11.30 WIB rombongan meninggalkan museum. Sementara bis melaju membawa rombongan menuju ke Vin’s Berry, siswa –siswa menikmati makan siang berupa nasi dan ayam KFC hangat yang disediakan panitia.
Pukul 12.30 WIB rombongan telah tiba di Vin’s Berry. Di Vin’s Berry siswa-siswa melakukan bebrapa kegiatan dan memperoleh penjelasan seputar tanaman strawberry, rasberry, dan bluberry. Secara bergiliran para siswa yang terbagi dalam 4 kelompok melakukan kegiatan Choco painting, strawberry plants, Corn’s plants, dan keliling kebun strawberry.
Setelah semua rombongan menyelesaikan kegiatan, mereka diizinkan untuk membeli aneka souvenir dan makanan dari strawberry. Sebelum meninggalkan tempat ini tiap kelompok berfoto bersama. Pukul 15.00WIB rombongan wisata kembali ke BSD dan sampai di sekolah pukul 18.30 WIB.
(A. Wiwin Yarniatun)
.jpg)
Dokumentasi Karya Wisata Bandung SMP Santa Ursula BSD





