mp3 flash player by undesign website design.
| ANAK DAN GADGET 2013 ANAK, GADGET, DAN ORANG TUA Kali ini SD Santa Ursula BSD mengadakan pertemuan orang tua dengan tema Anak, Gadget, dan Orang Tua sebanyak enam kali dalam bulan Maret 2013. Kegiatan yang dibawakan oleh tim psikolog SD Santa Ursula BSD bekerja [ ... ] |
| GIEKS Veggie Cupcakes, Business Plan at WEEI GIEKS Veggie Cupcakes Business Plan at WEEI Gemuruh tepuk tangan para penonton dan pendukung memenuhi Balai Kartini Convention Hall, Sabtu 16 Februari 2013, untuk mengapreasiasi tim Business Plan SMA Santa Ursula BSD yang berhas [ ... ] |
| Berbagi Kasih Dengan Buku BERBAGI KASIH DENGAN BUKU Hari Valentine biasanya identik dengan pemberian cokelat dan bunga pada orang yang dikasihi. Tanda kasih tersebut biasanya juga kita berikan pada orang yang memiliki hubungan yang dekat dan erat. &nb [ ... ] |
|
|

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Ibu Diana di no telp 021-5372641/42
ANAK, GADGET, DAN ORANG TUA
Kali ini SD Santa Ursula BSD mengadakan pertemuan orang tua dengan tema Anak, Gadget, dan Orang Tua sebanyak enam kali dalam bulan Maret 2013. Kegiatan yang dibawakan oleh tim psikolog SD Santa Ursula BSD bekerja sama dengan tim multimedia Santa Ursula BSD tersebut diadakan sebagai wujud keprihatinan atas pengaruh gadget pada anak dewasa ini.
Pada jaman sekarang ini, siapa yang tidak tahu apa itu gadget? Gadget adalah alat atau perkakas yang biasa diidentikkan dengan dunia komputerisasi. Siapapun mudah dalam memanfaatkan dan mendapatkannya bahkan anak-anak. Anak saat ini berkembang dengan lebih cepat dalam segala hal. Bahkan dapat dikatakan gadget sudah dikenal sejak anak dalam kandungan.
Banyak kelebihan dan kekurangan dalam pemanfaatan gadget. Berbagai kemudahan ditawarkan saat ini. Baik dari berbagai informasi melalui akses internet maupun pekerjaan-pekerjaan yang rumit. Selain itu. fasilitas ini dapat digunakan kalangan orang dewasa sampai anak-anak. Namun, gadget pun dapat berpengaruh buruk terutama pada anak-anak. Berikut adalah beberapa pengaruh buruk gadget terutama pada anak. Pertama, penurunan konsentrasi (konsentrasi lebih pendek, tidak peduli lingkungan/kurang bersosialisasi, dan senang berimajinasi). Kedua, memengaruhi kemampuan analisa permasalahan. (tidak tertantang, malas mencari, serba cepat, tidak peduli proses → sikap suka menyerobot, tidak mau antri, suka memotong pembicaraan, tidak mendengarkan/paham perintah dengan baik, dll.). Ketiga, malas menulis dan membaca (memengaruhi kerapian tulisan dan pemahaman dalam membaca, motorik anak pun kurang).
Informasi-informasi yang saat ini sangat mudah didapatkan tentu saja ada yang tepat dan ada yang tidak tepat untuk anak. Saat ini banyak tayangan yang mengarah pada pornografi. Menurut penelitian, minat para pengakses internet paling banyak pada pornografi, yaitu sebesar 70% ( Tempo, 17 Maret 2013).
Tayangan berbau pornografi sangat mudah dijumpai. Dewasa ini, selain melalui internet, tayangan ini dapat dilihat melalui iklan/video klip, film, bahkan game.
Jangan dikira game on-line tidak berdampak bagi penggunanya. Banyak orang dewasa bahkan anak yang sudah kecanduan pada game. Dengan kecanduan game, maka secara tidak sadar si pemain akan melakukan penyimpangan, misalnya mereka dapat melakukan/mencontoh tindak kekerasan yang dapat menimbulkan korban bahkan sampai korban meninggal.
Tentu saja tidak semua informasi maupun game on-line berdampak buruk. Internet memang penting untuk memenuhi kebutuhan belajar dan pekerjaan, tetapi perlu disaring. Ada beberapa tip dan trik yang diberikan untuk mengakses internet sehat. Berikut tip dan trik tersebut.
1. Gunakan internet sesuai kebutuhan
2. Berlangganan provider untuk menyediakan internet aman dan sehat
3. Menggunakan browser khusus untuk anak seperti Kidzui, Firefly
4. Mintalah orang tua untuk mendampingi saat mengakses internet
Selain penggunaan tip dan trik tersebut, sebagai anak baik kiranya kita juga melatih rasa tanggung jawab kita dengan membatasi waktu pemakaian. Buat kesepakatan dengan orang tua supaya kita menggunakannya dengan lebih terkontrol. Lebih seringlah bersosialisasi dengan teman dan berinteraksi dengan orang tua. Jika kita kurang memahami apa yang kita temukan di internet, tanyakanlah pada orang tua.
Bagaimana jika kita tidak mengakses internet? “Hal yang perlu diingat adalah teknologi itu selalu berkembang, maka kita harus belajar untuk itu. Kita harus mengikuti perkembangan. Namun, keterbukaan dan kejujuran dalam keluarga sangat penting karena hal itu dapat mengurangi pemanfaatan internet yang tidak sehat,” Begitulah tanggapan Ibu Evelyn pada salah satu pertemuan.
F. Lusi Veranita H.
GIEKS Veggie Cupcakes, Business Plan at WEEI
GIEKS Veggie Cupcakes
Business Plan at WEEI
Gemuruh tepuk tangan para penonton dan pendukung memenuhi Balai Kartini Convention Hall, Sabtu 16 Februari 2013, untuk mengapreasiasi tim Business Plan SMA Santa Ursula BSD yang berhasil meraih juara 3 dengan produk “ GIEKS Veggie Cupcakes” dalam pameran World Education Expo Indonesia 2013. World Education Expo Indonesia (WEEI) sendiri merupakan suatu pameran pendidikan yang diselenggarakan oleh Berita Satu Media Holding serta bekerja sama dengan MSW Global untuk membantu para siswa dalam menentukan tujuan studi guna mencapai kesuksesan di masa mendatang. WEEI juga menyelenggarakan berbagai macam perlombaan yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas para siswa guna mempersiapkan diri menghadapi persaingan global nantinya. Dengan pendampingan guru pembinaan ekonomi, yaitu Ibu Fransiska Puspawardani, SMA Santa Ursula BSD mengirimkan satu tim yang terdiri dari Hillary Johnson (XI-S2), Valeria Debby Riil (XI-S2), dan Yolenta Joanna (XII-S1) untuk mengikuti salah satu ajang dari WEEI, yaitu kompetisi Business Plan.
Business Plan Competition adalah kompetisi yang ditujukan untuk mengasah kemampuan para siswa dalam merencanakan bisnis yang mereka minati di masa yang akan datang. Tema dari kompetisi ini adalah "Bisnis yang belum pernah ada di Jakarta" . Melalui beberapa pertimbangan yang matang , tim memutuskan untuk menjual sebuah produk makanan, yaitu cupcake sayuran dengan nama GIEKS. Presentasi produk dilakukan pada bulan Desember 2012 di Gedung Berita Satu Media Holding dihadapan tiga juri utama. Proses penilaian adalah kematangan materi bisnis yang disampaikan, serta kepercayaan diri dalam mempresentasikan Business Plan seperti layaknya di depan investor.
Setelah melewati tahap presentasi, peserta diseleksi untuk masuk ke babak final. Dalam sesi final, para peserta dituntut untuk merealisasikan bisnis yang telah dirancang sebelumnya pada pameran WEEI. Penilaian lomba didasarkan pada keuntungan yang bisa didapatkan oleh masing-masing peserta. Tim berhasil menjual 200 buah cupcakes sayuran dari awal lomba pukul 13.00 hingga 16.00 saat lomba berakhir. Sedangkan pengumuman hasil perlombaan dilakukan pada pukul 17.00.
Dari kompetisi tersebut, tim SMA Santa Ursula tentunya mendapat pengalaman yang sangat berharga beserta dengan nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta mendatang. Tim merasa perlombaan ini sangat mendorong peserta untuk mengasah inovasi dan kreasi dalam membentuk suatu bisnis baru yang tentunya harus menarik, menguntungkan dan bermanfaat bagi orang banyak. Dari sini, jiwa kewirausahaan peserta dikembangkan, dilatih, dan direalisasikan. Selain itu, tim juga belajar pentingnya kerjasama dan kedisiplinan serta daya juang dalam mengusahakan suatu hal baru. Dalam perlombaan ini pula, tentunya tim dapat menunjukkan bahwa SMA Santa Ursula mampu untuk keluar dan menonjol dalam segala bidang, salah satunya adalah kewirausahaan.
Riri XIS2 & tim GIEKS
Last Updated (Thursday, 11 April 2013 02:05)
Berbagi Kasih Dengan Buku
BERBAGI KASIH DENGAN BUKU
Hari Valentine biasanya identik dengan pemberian cokelat dan bunga pada orang yang dikasihi. Tanda kasih tersebut biasanya juga kita berikan pada orang yang memiliki hubungan yang dekat dan erat. Padahal, masih banyak cara lain untuk mewujudkan makna Hari Valentine. Berbagi kasih bisa juga kita berikan kepada orang yang tidak memiliki keterikatan secara langsung dengan kita, tetapi bisa juga kepada masyarakat di sekitar kita. Masih banyak anak-anak di luar kita yang belum mendapat pendidikan yang pantas dan tidak mendapatkan fasilitas buku yang memadai. Untuk mewujudkan semangat Hari valentine, Seksi Sosial SMP Santa Ursula BSD mengajak seluruh siswa SMP Santa Ursula BSD untuk berbagi kasih kepada teman-teman kita yang berada di Panti Asuhan, dengan cara mengadakan pengumpulan buku yang masih layak pakai. Gerakan ini diberi nama (BOO! = Book For Tommorow). Pengumpulan buku ini dilakukan selama dua hari, yaitu pada tanggal 14 dan 15 Februari 2013. Buku yang dikumpulkan dengan kriteria buku cerita, buku pelajaran, buku pengetahuan dan buku tulis.
Program ini kami adakan dengan harapan untuk meningkatkan kepekaan dan kepedulian siswa terhadap sesama yang kurang beruntung, meningkatkan rasa syukur siswa atas semua yang telah didapat dan dimiliki, memberikan prespektif yang berbeda tentang cara memaknai dan mewujudkan Hari Valentine, membantu sesama anak khususnya bagi yang belum mendapatkan pendidikan dan fasilitas buku yang memadai.
Kami bekerjasama dengan OSIS SMA Santa Ursula BSD yang memiliki gerakan pengumpulan dana dengan berjualan kue buatan siswa. Kami bersama-sama memutuskan untuk menyalurkan buku dan dana yang terkumpul ke Panti Asuhan Sayap Ibu di Graha Bintaro. Sumbangan tersebut telah kami serahkan pada Sabtu, 23 Februari 2013. Hari Valentine tahun ini kita lakukan dengan cara yang sederhana namun sangat berarti. Semoga hari Valentine yang akan datang siswa Sekolah Santa Ursula mampu berbagi kasih kepada sesama dengan cara yang berbeda dan jangkauan yang lebih luas.
Seksi Sosial BP OSIS SMP
Kegiatan Pra Remaja Kelas V dan VI
Pra Remaja Kelas V
Pada Selasa tanggal 15 Januari 2013, diadakan kegiatan Pra Remaja untuk orangtua dan siswa kelas V SD Santa Ursula BSD. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium Santa Ursula BSD bekerja sama dengan Tim Esensi. Para siswa diajak memahami keberadaan mereka adalah rencana Tuhan yang luar biasa sempurna.
Birth ..... Choices....... Death . Sejak lahir hingga meninggal Tuhan merencanakan segala-galanya berupa pilihan yang seharusnya dengan bijak dapat dimanfaatkan oleh manusia. Pilihan yang tepat adalah menjaga diri mereka masing-masing sebagai bait Allah yaitu menjaga tubuhnya secara bijaksana.
Siswa dipersiapkan untuk menghadapi masa remaja mereka dengan memahami potensi, bakat, dan prestasinya. Mereka diberi pemahaman bahwa setiap manusia adalah unik. Oleh karena itu, mereka harus bersyukur dengan cara menjaga, memelihara, mengembangkan semua milik mereka.
Pada sesi orangtua, para orang tua kelas V diajak untuk berdialog dengan putra-putri mereka mengenai pengetahuan seksualitas. Diungkapkan pula tentang hasil angket siswa bahwa pemahaman siswa mengenai seksualitas sudah selangkah lebih maju dari tahun sebelumnya. Dasar pendidikan seksualitas untuk siswa kelas V SD adalah anak dapat menghargai diri sendiri dan orang lain. Pada akhirnya orangtua diajak untuk menyikapi apa yang dialami, dilihat anak serta membekali anak dengan cara memilih pilihan informasi secara bijaksana.
Sesi terakhir, orang tua menyaksikan presentasi para siswa dalam bentuk drama kelompok. Siswa menyajikan cara-cara mengembangkan potensi, bakat, dan prestasi, menghargai orang tua, guru, teman dan lawan jenis mereka. Acara ditutup dengan pertemuan antara anak dan orang tua secara pribadi untuk memberikan pelukan dan surat cintanya kepada orang tua mereka masing-masing.
Pra Remaja Kelas VI
Tahun ini adalah tahun pertama SD Santa Ursula BSD memberikan kegiatan Pra Remaja Lanjutan untuk orangtua dan siswa kelas VI. Pra remaja lanjutan diselenggarakan pada hari Rabu, 16 Januari 2013 di Auditorium Santa Ursula BSD.
Kegiatan ini dipandang perlu untuk menindaklanjuti kegiatan pra remaja yang telah mereka terima di kelas V dan dampak perkembangan teknologi yang sedemikian cepat yang memengaruhi pengetahuan mengenai dunia pra remaja mereka.
Siswa diajak mengingat kembali materi pra remaja kelas V, bahwa mereka adalah God's little masterpiece. Saat mereka memasuki dunia remaja begitu banyak hal yang terjadi, rasa ingin tahu, kecemasan yang sering kita sebut dengan 'galau'. Mereka mengidentifikasikan kegalauan mereka, penyebab, dan cara mengatasinya.
Di era kemajuan teknologi informasi siswa dihadapkan dengan banyak pilihan, diharapkan mereka dapat mengembangkan sikap pribadi yang bertanggung jawab yaitu sikap menghargai, menentukan komitmen, berani mengatakan "tidak" pada pilihan yang tidak baik dan menentukan idola yang tepat.
Pada pengantar sesi orangtua, dikatakan zaman ini banyak remaja berusaha mencari dan memperoleh informasi secara mandiri termasuk mengenai seksualitas, hal ini dimudahkan dengan fasilitas yang tersedia di rumah. Kadangkala informasi yang didapat tidak mengenal umur, sehingga dapat menimbulkan dampak negatif sepeti Cyber addiction dan pornografi. Orangtua siswa dihimbau oleh fasilitator untuk dapat mendampingi, mengawasi, dan membatasi penggunaan media elektronik seperti internet, televisi dan gadget yang digunakan siswa dengan bijaksana.
Acara di akhiri dengan mengajak orangtua berkeliling ruangan seminar menyaksikan presentasi komitmen putra-putri mereka. Diharapkan orang tua dapat membantu mengarahkan siswa melalui komitmen yang telah dibuat putra-putri mereka.
B. Diana Kartikasari
Last Updated (Thursday, 11 April 2013 01:56)
Our Kids, Our Future
Our Kids, Our Future
Pameran Foto yang bertema Our Kids, Our Future telah terselenggara dengan baik atas kerjasama Sekolah Santa Ursula BSD, Populo , Sanggar Anak Akar, orang tua siswa, dan seluruh anggota komunitas Sekolah Santa Ursula BSD. Pameran Foto ini dilakukan dalam rangka penggalangan dana untuk mendukung pembangunan Sekolah Otonom Sanggar Anak Akardan perwujudan nyata kepedulian Sekolah Santa Ursula BSD kepada sesama.
Pameran Fotokali ini berlangsung selama 2 hari, tanggal 5 – 6 Februari 2013, bertempat di Aula SMP-SMA Santa Ursula BSD. Foto-foto yang dipamerkan merupakan hasil karya Bapak Joseph Lim, selakuCreative Directordari sebuah Fashion Company terkenal, Populo. Foto-foto yang dipamerkan merupakan hasil karya beliau yang dikumpulkan sejak pertengahan tahun 2011. Pengambilan foto tersebut dilakukan oleh Bapak Joseph selama sebulan dua kali setiap mengadakan kunjungan ke Indonesia. Pengambilan foto tersebut dilakukan bersama dengan beberapa siswa SMA Santa Ursula BSD yang tergabung dalam kelompok kaderisasi SMA Santa Ursula diSanggar Anak Akar.
Dari ratusan foto yang dihasilkan, akhirnyaterpilih 50 buah foto ukuran besar dan 32 foto ukuran kecilseperti yang terpampang pada saat pameran berlangsung. Foto-foto yang dipamerkan berbicara mengenai kehidupan sederhana anak-anak Sanggar Akar dan karakterdari setiap anak yang tergabung dalam komunitas Sanggar Anak Akar. Para pengunjung yang hadir sangat antusias dan mengapresiasi secara positif kegiatan tersebut dan menyarankan agar pameran foto serupa dilakukan setiap tahun untuk memberikan kesempatan kepada para siswa menyalurkan bakat dan minatnya di bidang fotografi. Terima kasih untuk Suster Francesco Marianti, O.S.U selaku penggagas acara. Selamat dan Sukses!
Luciana Purwi Pujiastuti

Last Updated (Friday, 05 April 2013 05:24)
PAMERAN PENDIDIKAN 2012
SMA SANTA URSULA BSD
Pada hari Sabtu, 22 September 2012 SMA Santa Ursula BSD mengadakan kegiatan Pameran Pendidikan dengan tema " In Pursuit Quality Education". Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Sekolah SMA Santa Ursula BSD, Ibu Erijani dengan diringi pementasan Gamelan Bali. Selain itu juga ada pementasan perkusi dari Sangar Akar dengan siswa - siswi SMA Santa Ursula BSD serta penampilan akuistik dari siswi SMA Santa Ursula BSD . Pameran Pendidikan yang diadakan oleh SMA Santa Ursula tahun ini didikuti oleh 8 Perguruan Tinggi Negeri, 22 Universitas dalam dan luar negeri, 29 agen pendidikan dan perwakilan kedutaan..jpg)



